[SALAH] Seorang Karyawan CrowdStrike Menyatakan Bertanggung Jawab atas Gangguan Global Microsoft

Penyebab gangguan Microsoft secara global adalah pembaruan perangkat lunak ‘Falcon Sensor’ oleh CrowdStrike.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

==========

Kategori: Konten satire/parodi

Beredar sebuah postingan di X dari akun bernama @vinceflibustier, yang mengaku sebagai karyawan baru di perusahaan keamanan siber CrowdStrike. Unggahan tersebut berupa foto yang menunjukkan dirinya di luar kantor CrowdStrike dengan keterangan “Hari pertama di CrowdStrike, mendorong pembaruan kecil dan mengambil cuti sore.”

Dalam unggahan selanjutnya, Vincent mengeklaim bahwa dia telah dipecat dengan alasan yang tidak adil, tertulis “Dipecat. Benar-benar tidak adil,”

Di unggahan berikutnya, Flibustier menjelaskan bagaimana dan mengapa dia dipecat serta mengatakan dia sedang menunggu surat pemecatannya.

NARASI:

First day at Crowdstrike, pushed a little update and taking the afternoon off ✌️

Sumber: X

Arsip:

==========

PENJELASAN:

Berdasarkan hasil penelusuran, Vincent Flibustier bukanlah mantan karyawan CrowdStrike, bahkan tidak pernah bekerja untuk CrowdStrike. Vincent adalah penulis satir yang menjalankan portal Nordpresse, situs berita parodi Belgia. Unggahannya di X tersebut adalah lelucon semata.

Pada 19 Juli 2024, CrowdStrike, perusahaan keamanan siber Amerika Serikat, mengirimkan peringatan kepada klien mereka bahwa pembaruan perangkat lunak “Falcon Sensor” telah menyebabkan komputer yang menjalankan Windows mengalami kerusakan, menampilkan layar biru kematian, yang dikenal sebagai “Blue Screen of Death”.

Kesalahan teknis global ini melumpuhkan infrastruktur utama di berbagai industri pada 19 Juli, menghentikan operasi penerbangan dan mengganggu layanan penting mulai dari perbankan hingga sistem kesehatan.

Di tengah gangguan global tersebut, seseorang bernama Vincent Flibustier mengaku sebagai karyawan CrowdStrike di X dan menyatakan bertanggung jawab atas hal tersebut.

Vincent Flibustier juga mengubah biodata X miliknya untuk menyertai parodi tersebut, bertuliskan “Mantan karyawan Crowdstrike, dipecat karena alasan yang tidak adil, hanya mengubah 1 baris kode untuk mengoptimalkan. Mencari pekerjaan sebagai Sysadmin.”

Vincent kemudian mengakui kebohongannya di platform yang sama, dia menyebutkan bahwa fotonya di luar kantor CrowdStrike dibuat dengan kecerdasan buatan dan menjelaskan motivasi di balik perbuatannya.

Flibustier memperingatkan agar tidak mengambil sesuatu begitu saja di internet dan menyebarkan informasi yang salah, terutama dengan maraknya AI generatif. Dia bahkan memberikan tujuh poin pelajaran yang dapat kita ambil dari unggahan palsunya.

Flibustier kemudian muncul sebagai tamu di France TV, ia menjelaskan psikologi di balik kesuksesan viralnya.

Dengan demikian, klaim narasi dalam postingan tersebut masuk dalam kategori konten satire/parodi.

REFERENSI:


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *