Foto-foto tersebut berasal dari Shenzhen, China, dan bukan merupakan bagian dari pembangunan di IKN.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Koneksi yang salah
Beredar sebuah postingan di group Facebook BERANDA SURABAYA dari akun bernama Sintia Lestari, yang menampilkan foto-foto bangunan bertingkat dengan eskalator yang dipenuhi orang serta gedung-gedung modern yang diklaim sebagai peresmian mal pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN).
NARASI:
Peresmian mall pertama di IKN
Menjelang perayaan HUT RI 2024
Sumber: Facebook
https://www.facebook.com/groups/280083530579284/posts/922719512982346
https://archive.ph/T9XNb Arsip
==========
PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran dengan menggunakan metode reverse image, menghasilkan bukti bahwa foto-foto tersebut tidak berlokasi di IKN, melainkan di Shenzhen, China.
Dua foto yang diklaim sebagai bagian dari peresmian mal pertama di IKN menampilkan atap bangunan menyerupai jaring. Setelah ditelusuri, ternyata foto tersebut adalah gambar stasiun bawah tanah angkutan umum Gangxia Utara di Shenzhen, China. Bukti foto dari situs berbagi gambar Alamy menunjukkan bahwa bangunan tersebut memang merupakan bagian dari infrastruktur transportasi di kota tersebut, bukan di Indonesia.
Selain itu, foto gedung-gedung modern yang diklaim sebagai bagian dari pembangunan di IKN mengarahkan hasil pencarian ke akun Instagram @ibs.bfsu, yang menunjukkan pemandangan di Shenzhen, China. Hal ini menegaskan bahwa foto-foto tersebut tidak berhubungan dengan IKN, melainkan dengan kota modern di Tiongkok.
Foto lain yang memperlihatkan kerumunan orang di eskalator juga terbukti keliru. Hasil pencarian Google Lens mengarahkan ke video yang diunggah di situs Pond5, yang menampilkan situasi stasiun bawah tanah Gangxia Utara pada malam hari. Ini sekali lagi menegaskan bahwa foto tersebut tidak diambil di Indonesia, apalagi di IKN.
Meski pemerintah telah merencanakan pembangunan berbagai fasilitas di IKN, termasuk pusat perbelanjaan, klaim mengenai foto peresmian mal pertama di IKN ini tidak benar. Presiden Joko Widodo telah menyatakan bahwa pembangunan dua mal besar akan segera dimulai, dengan total nilai investasi untuk membangun beragam fasilitas di IKN mencapai Rp 45 triliun. Namun, hingga saat ini, pembangunan mal tersebut masih dalam tahap awal.
Di sisi lain, beberapa pengusaha pusat perbelanjaan seperti PT Pakuwon Jati Tbk dan Big Mall Samarinda memang berencana untuk melakukan ekspansi bisnis ke IKN. Namun, foto-foto yang beredar di media sosial tidak memiliki keterkaitan dengan rencana pembangunan tersebut.
Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori koneksi yang salah.
REFERENSI:
https://www.instagram.com/ibs.bfsu/p/C-1WZTEsn2i/?img_index=3
Leave a Reply