Akun Facebook yang berisi video giveaway uang dari selebriti hingga Presiden, bukan merupakan akun resmi para tokoh ternama tersebut. Penipuan semacam ini seringkali memanfaatkan popularitas tokoh-tokoh terkenal untuk menciptakan rasa percaya di kalangan masyarakat.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konten tiruan
Beredar sebuah video di halaman Facebook bernama bisnisbundatoto, yang menampilkan tokoh-tokoh ternama dari selebriti hingga Presiden menawarkan giveaway uang tunai melalui berbagai permainan.
Bentuk permainannya beragam, dari susun kata, tangkap gambar, stop angka hingga tebak nama.
Sumber: Facebook
https://www.facebook.com/profile.php?id=100088113158581&sk=reels_tab
https://archive.ph/KMPpV Arsip
==========
PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran dari media sosial para selebriti, hadiah berupa uang atau produk biasanya diberikan melalui mekanisme yang lebih kompleks dan melibatkan sejumlah ketentuan.
Modus penipuan giveaway biasanya menggunakan gambar atau video selebriti tanpa sepengetahuan mereka, untuk memasarkan skema permainan atau undian palsu. Padahal, banyak selebriti telah memberikan klarifikasi bahwa mereka tidak terlibat dalam kegiatan semacam itu.
Laporan dari Kominfo dan beberapa lembaga penanganan penipuan digital, banyak dari klaim giveaway ini merupakan modus penipuan berbasis daring yang bertujuan mengumpulkan data pribadi atau uang dari para korban. Misalnya, pengguna diminta untuk memberikan informasi pribadi atau mentransfer sejumlah uang sebagai syarat untuk mendapatkan hadiah. Faktanya, para selebriti tidak pernah menawarkan giveaway semacam itu melalui permainan yang tidak terverifikasi.
Beberapa selebriti ternama telah menyuarakan peringatan kepada para penggemarnya terkait penipuan yang mencatut nama mereka. Salah satu contohnya adalah aktor terkenal Raffi Ahmad, melalui akun media sosialnya mengingatkan penggemar agar waspada terhadap penipuan giveaway yang menggunakan namanya. Raffi dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak pernah mengadakan giveaway semacam itu. Kasus serupa juga menimpa selebriti lain seperti Soimah Pancawati, Baim Wong dan Inul Daratista, yang menyatakan bahwa unggahan mengatasnamakan dirinya untuk membagikan uang tunai tanpa ketentuan dan mekanisme yang jelas adalah palsu.
Semakin banyak selebriti yang mengambil langkah hukum untuk melindungi nama baik mereka dari penyalahgunaan dalam modus penipuan giveaway. Media kredibel juga kerap mengulas betapa berbahayanya penipuan semacam ini, terutama karena menggunakan publik figur untuk menciptakan rasa percaya di kalangan masyarakat.
Penipuan digital semakin canggih dan terus berkembang. Masyarakat mesti lebih kritis dalam menghadapi klaim-klaim yang terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, terutama yang beredar di media sosial. Salah satu tanda umum penipuan adalah permintaan informasi pribadi atau pembayaran di awal untuk dapat mengikuti permainan atau undian.
Beberapa tips yang bisa diterapkan untuk menghindari penipuan, antara lain:
- Sebelum mempercayai klaim, periksa situs resmi atau akun media sosial selebriti yang disebutkan.
- Giveaway yang sah biasanya memiliki aturan yang jelas dan transparan, tanpa meminta uang atau data pribadi yang sensitif.
- Jika menemukan klaim palsu, laporkan ke platform media sosial yang bersangkutan atau ke pihak berwenang.
Berikut merupakan beberapa lembaga penanganan penipuan digital yang bisa diakses oleh masyarakat:
https://www.kominfo.go.id/search?search=giveaway
https://patrolisiber.id/statistic
Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten tiruan.
REFERENSI:
https://www.instagram.com/p/CJVMGCwrpwC
https://www.instagram.com/p/C7dIhiEp7_v
https://www.instagram.com/p/C8oJWuVJQ4i
https://www.gramedia.com/best-seller/ciri-ciri-giveaway-yang-asli/
Leave a Reply