Video yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut sebenarnya diambil dari akun YouTube resmi Fox News berjudul “Saudi Arabia Crown Prince Vows to Do More to Stop Extremism”.
Dalam video tersebut, MBS berbicara dalam Konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan di Riyadh.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konten yang menyesatkan
Beredar sebuah video di X dari akun bernama @jonnypengacara, menarasikan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), melarang imam masjid di seluruh Arab Saudi untuk mendoakan Palestina atau menyebutkan Palestina dalam khotbah.
Selain itu, narasi tersebut juga menuduh bahwa MBS tidak peduli dengan masalah Palestina dan menyebut Arab Saudi telah menjadi negara Islam abad modern yang mengabaikan nilai-nilai tradisional.
NARASI:
Arab Saudi melarang Imam Mesjid mendoakan Palestina atau menyebutkannya dalam khotbah di masjid2 Saudi
Pangeran Saudi Mohammed bin Salman mengatakan dia secara pribadi TIDAK PEDULI dengan masalah Palestina
Arab Saudi menjadi Islam abad modern
Indonesia menjadi Islam abad ke 7
Sumber: X
https://ghostarchive.org/archive/RN84Y Arsip
==========
PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran, video yang digunakan dalam unggahan tersebut memiliki kemiripan dengan sebuah video YouTube dari Fox News berjudul “Saudi Arabia Crown Prince Vows to Do More to Stop Extremism”, yang diunggah pada 29 Oktober 2017.
Dalam video tersebut, MBS berbicara dalam Konferensi Inisiatif Investasi Masa Depan di Riyadh, di mana ia menegaskan komitmennya untuk menghancurkan “ideologi ekstremis” dan mengarahkan Arab Saudi menuju Islam yang lebih moderat.
Mohammed bin Salman menyatakan, “Kami ingin menjalani kehidupan normal, kehidupan di mana agama dan tradisi kami diterjemahkan ke dalam toleransi, sehingga kami hidup berdampingan dengan dunia dan menjadi bagian dari perkembangan dunia,” melansir dari Antara. Pernyataan ini jelas menunjukkan bahwa visi MBS adalah memperjuangkan Islam yang moderat dan toleran, bukan menutup pintu kepedulian terhadap Palestina atau isu-isu lain yang relevan bagi dunia Islam.
Selain itu, klaim bahwa MBS tidak peduli dengan Palestina juga bertentangan dengan pernyataannya dalam berbagai kesempatan. Berdasarkan laporan terbaru dari situs berita Middle East Eye, MBS secara tegas menyatakan bahwa Arab Saudi tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel tanpa pembentukan negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya. Ini menunjukkan bahwa Arab Saudi tetap memegang prinsip-prinsip dalam mendukung perjuangan Palestina.
Dalam beberapa kesempatan, pangeran Mohammed bin Salman bahkan mengecam keras pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina, menunjukkan komitmen yang kuat terhadap isu tersebut. Sikap ini juga sejalan dengan kebijakan luar negeri Arab Saudi yang sejak lama mendukung solusi dua negara dan hak rakyat Palestina untuk memiliki tanah air mereka sendiri.
Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.
REFERENSI:
https://edition.cnn.com/2017/10/24/middleeast/saudi-arabia-prince-more-moderate-islam/index.html
http://www.middleeasteye.net/news/saudi-crown-prince-personally-doesnt-care-palestine-issue
Leave a Reply