SALAH] Pengobatan Ida Dayak di Gedung Kesenian Purworejo

Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo telah menegaskan bahwa tidak ada peminjaman Gedung Kesenian WR Soepratman untuk kegiatan pengobatan Ida dayak.

Selain itu, gedung tersebut sedang dalam proses renovasi hingga 9 Desember 2024.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

==========

Kategori: Konten yang menyesatkan

Beredar sebuah poster di Facebook dari akun bernama @darin.m.darin, yang menginformasikan adanya pengobatan alternatif Ida Dayak di Gedung Kesenian WR Soepratman, Kabupaten Purworejo, pada 2 hingga 3 Oktober 2024.

Dalam poster tersebut, tertera nomor WhatsApp untuk pendaftaran pasien.

NARASI:

Sekedar informasi bagi yang membutuhkan perobatan tradisional bersama ibu Ida Dayak

Sumber: Facebook

https://ghostarchive.org/archive/p3GSd Arsip

==========

PENJELASAN:

Berdasarkan hasil penelusuran, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Purworejo, Theresia Woro, telah membantah tegas kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa tidak ada peminjaman Gedung Kesenian WR Soepratman untuk pengobatan Ida Dayak.

“Sampai saat ini belum ada yang meminjam gedung kesenian untuk kegiatan Ibu Ida Dayak. Pengumuman itu hoaks,” ujar Woro, mengutip dari Kompas.

Selain itu, Woro juga menjelaskan bahwa sejak 23 September 2024, Gedung Kesenian WR Soepratman sedang dalam proses pemasangan sket ruangan untuk penyimpanan sementara alat-alat kesenian. Oleh karena itu, gedung tersebut tidak bisa digunakan untuk kegiatan apapun hingga 9 Desember 2024.

“Sampai sekarang yang memesan gedung kesenian baru ada satu dari Grabag, untuk pemakaian tahun 2025,” tambahnya.

Kehebohan ini juga hampir menjebak beberapa warga yang tidak mengecek ulang kebenaran informasi. Salah satunya, Ade Nugroho, warga Purworejo berusia 25 tahun, hampir menjadi korban penipuan. Ia nyaris mengirimkan uang sebesar Rp200.000 untuk mendaftar pengobatan melalui nomor WhatsApp yang tercantum dalam poster. Beruntung, Ade segera dicegah oleh temannya yang menyarankan untuk memverifikasi informasi tersebut. Setelah melakukan pengecekan, Ade mengetahui bahwa pengumuman tersebut tidak ada dalam sumber resmi.

Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

REFERENSI:

https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/10/02/175700682/hoaks-pengobatan-ida-dayak-di-kabupaten-purworejo-pada-2-3-oktober-2024

https://regional.kompas.com/read/2024/10/01/103820078/hati-hati-penipuan-pengobatan-catut-ida-dayak-di-purworejo-dipastikan-hoaks


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *