Tidak ada satupun sumber-sumber tepercaya yang melaporkan adanya keterlibatan Presiden Jokowi dalam skandal tersebut.
Jokowi tidak ada kaitannya dengan kasus P Diddy, baik sebagai peserta maupun pihak yang terkait dalam bentuk apapun.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konten satire atau parodi
Beredar sebuah postingan di group Facebook Omke Gams Vromtherhood : Ramja Mumlyono Nimvunemgoro I yang diunggah oleh akun Muhammad Luthfi Rahmany, mengeklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlibat dalam pesta kontroversial yang diadakan oleh rapper Amerika Serikat, P Diddy.
Klaim tersebut muncul dalam bentuk poster yang memperlihatkan gambar Jokowi berdampingan dengan P Diddy, disertai teks sensasional yang menyebutkan bahwa nama Jokowi masuk dalam daftar tamu pesta Diddy.
NARASI:
Baby oli mobil esemka..
NAMA JOKOWI MASUK DALAM LIST PESTA DIDDY
Sumber: Facebook
https://archive.ph/AHh3D Arsip
==========
PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa Presiden Jokowi terlibat dalam pesta kontroversial P Diddy adalah tidak benar dan sepenuhnya merupakan misinformasi. Narasi semacam ini hanya menambah kebingungan publik di tengah kasus yang memang sudah sensitif.
Kasus P Diddy yang menjadi sorotan media berkaitan dengan dugaan kejahatan seksual, termasuk perdagangan seks, pelecehan, dan pemerkosaan. Rapper yang bernama asli Sean Combs ini ditangkap pada 16 September 2024, setelah digugat oleh beberapa pihak yang mengaku menjadi korban dalam pesta-pesta yang ia adakan. Kasus ini mencuat setelah mantan kekasih P Diddy, Cassie Ventura, mengajukan gugatan atas tindakan kekerasan yang dialaminya selama bertahun-tahun.
Selain Cassie, sejumlah nama lain seperti Joi Dickerson-Neal, Liza Gardner, dan Grace O’Marcaigh juga ikut mengajukan gugatan. Namun, dari semua penggugat, tidak ada satupun yang menyebut keterlibatan atau kehadiran Jokowi dalam pesta-pesta tersebut. Nama-nama yang diduga pernah hadir, seperti Usher, Justin Bieber, Jennifer Lopez, dan Ashton Kutcher, juga belum memberikan tanggapan resmi dan tidak ada bukti konkret yang mengaitkan mereka dengan kejahatan tersebut.
Klaim yang menyebutkan bahwa Jokowi menghadiri pesta Diddy jelas merupakan konten satire yang muncul di tengah maraknya pemberitaan mengenai kasus ini. Fakta bahwa tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim tersebut menunjukkan bahwa narasi tersebut hanyalah upaya untuk menarik perhatian dengan mengaitkan figur publik terkemuka dalam isu yang sedang ramai diperbincangkan.
Lebih jauh, sumber-sumber tepercaya seperti Forbes dan BBC belum pernah melaporkan adanya keterlibatan Presiden Jokowi dalam skandal tersebut. Jokowi tidak ada kaitannya dengan kasus P Diddy, baik sebagai peserta maupun pihak yang terkait dalam bentuk apapun.
Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten satire atau parodi.
REFERENSI:
Leave a Reply