Dari daftar nama yang dipanggil ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Anies tidak termasuk di antaranya.
Hingga saat ini, tidak ada fakta yang menunjukkan bahwa Anies dipanggil oleh Prabowo.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konten satire atau parodi
Beredar sebuah postingan di Facebook yang diunggah oleh akun @anna.nath.1232, dengan narasi yang menyebutkan bahwa Anies Baswedan dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk menjadi bagian dari kabinetnya, bahkan disebut-sebut akan diangkat menjadi Menteri Pemberdayaan dan Daur Ulang Sampah.
NARASI:
BRIKING NYUS :
anies dipanggil Prabowo ke Kartanegara akan diangkat jd menteri pemberdayaan & daur ulang sampah 😌🤗
Sumber: Facebook
https://archive.ph/oArXN Arsip
==========
PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan Anies Baswedan dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto terbukti tidak benar. Dari daftar nama yang dipanggil ke kediaman Prabowo di Kertanegara, Jakarta, Anies tidak termasuk di antaranya.
Pada kenyataannya, Prabowo memang memanggil sejumlah tokoh ke kediamannya di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, dalam rangka membahas kabinet pemerintahan barunya. Sejumlah tokoh dari berbagai kalangan, termasuk kader partai politik, akademisi, birokrat, pengusaha, hingga selebritas, hadir memenuhi undangan tersebut.
Pada hari Senin (14/10/2024), ada 49 orang yang dipanggil, dan sehari setelahnya pada Selasa (15/10/2024), 59 orang juga datang. Namun, dari daftar nama-nama yang hadir, tidak ada sosok Anies Baswedan.
Narasi mengenai Anies yang dipanggil oleh Prabowo diduga merupakan satire atau candaan menanggapi situasi politik saat ini. Satire sering digunakan untuk menggambarkan situasi dengan humor berlebihan atau sindiran, dan dalam hal ini, klaim tersebut tampaknya dimaksudkan sebagai lelucon politik, mengingat posisi Anies yang merupakan lawan politik Prabowo dalam Pemilihan Presiden 2024.
Saat itu, Anies berpasangan dengan Muhaimin Iskandar sebagai calon wakil presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yang merupakan salah satu rival utama Prabowo dalam pilpres tersebut.
Memang, Muhaimin Iskandar sempat hadir di kediaman Prabowo, namun Anies Baswedan tidak terlihat menghadiri pertemuan tersebut. Hingga berita ini diturunkan pada Sabtu (19/10/2024), tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Anies dipanggil atau diundang oleh Prabowo.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang beredar di media sosial. Sebaiknya, informasi semacam ini dicek terlebih dahulu kebenarannya melalui sumber-sumber yang kredibel. Klarifikasi dari pihak terkait juga penting untuk menjaga agar tidak terjadi kesalahpahaman yang bisa menyesatkan publik.
Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten satire atau parodi.
REFERENSI:
Leave a Reply