[SALAH] Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant Tewas dalam Serangan Rudal Iran

Bukti yang ada menunjukkan bahwa Gallant masih hidup dan aktif menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan Israel.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

==========

Kategori: Konten yang menyesatkan

Sebuah akun TikTok bernama @quds.gaza.palestine.tv menyebarkan klaim bahwa Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant, tewas dalam serangan rudal Iran pada 1 Oktober 2024. Gallant menjadi korban dalam serangan yang dilancarkan oleh Iran sebagai respons atas kematian tokoh-tokoh penting di kawasan tersebut.

Kabar ini diperkuat dengan foto Gallant berlatar belakang bendera Israel serta video Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam konferensi pers yang menunjukkan gestur tubuh gemetar. Menurut narasi tersebut, gemetarnya Netanyahu dikaitkan dengan kabar kematian rekannya, Gallant.

NARASI:

Netizen menilai gemetarnya Netanyahu karena sudah tahu kabar beberapa rekannya tewas Jika benar tewas, konfirmasi masih terus dilakukan.

Sumber: TikTok

https://archive.ph/M0nnb Arsip

==========

PENJELASAN:

Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada satu pun laporan dari sumber resmi atau media kredibel yang mengonfirmasi kematian Gallant dalam serangan tersebut. Justru sebaliknya, beberapa bukti jelas menunjukkan bahwa Gallant masih hidup dan menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan.

Pada 1 Oktober 2024, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Lloyd Austin, mengunggah pernyataan di akun X (sebelumnya Twitter) bahwa ia telah berbicara langsung dengan Gallant setelah serangan rudal tersebut dan berkomitmen untuk tetap berhubungan erat dengan Israel. Ini adalah indikasi jelas bahwa Gallant selamat dari serangan itu dan terus menjalankan tugasnya.

Lebih lanjut, pada 2 Oktober 2024, Gallant sendiri mengunggah sebuah foto di akun X-nya, yang menunjukkan dirinya tengah bertemu dengan Pasukan Pertahanan Udara Israel. Ini merupakan indikasi jelas bahwa Gallant masih aktif menjalankan tugasnya sebagai Menteri Pertahanan dan terlibat dalam operasi militer Israel.

Tak hanya itu, pada 4 Oktober 2024, Gallant kembali tampil dalam sebuah video yang memperlihatkan dirinya berbicara di hadapan sekelompok tentara Israel, memperkuat bukti bahwa ia berada dalam keadaan sehat dan tidak terpengaruh oleh serangan rudal yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Foto-foto yang menunjukkan Gallant bersama Pasukan Pertahanan Israel juga diunggah di situs web Times of Israel, menambah daftar bukti kuat bahwa klaim tentang kematiannya adalah informasi yang salah.

Serangan rudal Iran memang terjadi dan merupakan respons terhadap pembunuhan beberapa tokoh besar, seperti pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, dan Komandan IRGC Iran, Abbas Nilforoushan. Namun, klaim bahwa Gallant menjadi korban dalam serangan tersebut tidak dapat dibuktikan dan hanya menjadi bagian dari penyebaran disinformasi di dunia maya.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam menerima informasi dari sumber yang tidak tepercaya, terutama yang beredar di media sosial. Berita-berita semacam ini bisa menyesatkan dan menciptakan kepanikan yang tidak perlu, terutama di tengah situasi geopolitik yang sensitif.

Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

REFERENSI:

https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/10/09/162500682/-hoaks-menteri-pertahanan-israel-yoav-gallant-tewas-pada-oktober-2024

https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/10/02/143400982/fakta-seputar-serangan-iran-ke-israel-pada-1-oktober


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *