Cuplikan layar tersebut merupakan hasil suntingan dari artikel ANTARA yang berjudul “Bahasa Indonesia diminati warga Arab Saudi”.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konten yang dimanipulasi
Beredar sebuah postingan di X dari akun bernama @Tita83079013, menampilkan cuplikan layar artikel mengatasnamakan Kantor Berita ANTARA dengan judul provokatif “Warga Arab Saudi Sebut: Islam Indonesia mudah di Bodohi Oleh Habib-Habib Yang Tidak Jelas Asal Usul nya”.
NARASI:
Loh ..baru tahu ? Maklum SDM rendxh
Sumber: X
https://ghostarchive.org/archive/CkYAr Arsip
==========
PENJELASAN:
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ada artikel yang pernah diterbitkan dengan judul seperti yang ditampilkan dalam cuplikan layar tersebut. ANTARA mengonfirmasi bahwa gambar tersebut merupakan hasil suntingan atau manipulasi.
Foto asli yang digunakan dalam unggahan tersebut sebenarnya berasal dari artikel ANTARA yang berjudul “Bahasa Indonesia Diminati Warga Arab Saudi”. Dalam artikel tersebut, tidak ada kaitannya dengan klaim negatif terhadap Islam di Indonesia maupun tentang habib-habib.
Faktanya, artikel asli dari ANTARA berisi narasi positif tentang bagaimana minat warga Arab Saudi terhadap bahasa Indonesia cukup tinggi. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Muhammad Abdul Khak. Ini jelas menunjukkan bahwa cuplikan layar tersebut telah disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar.
Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA, Irfan Junaidi, turut menanggapi peredaran hoaks ini. Dikatakan bahwa penggunaan nama ANTARA dalam penyebaran berita palsu semacam ini bukanlah kejadian pertama. Ia mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dan melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima, terutama jika berasal dari sumber yang tidak jelas.
“Kami minta masyarakat untuk bisa berhati-hati setiap menerima informasi, terutama yang aneh-aneh, karena ANTARA tidak dalam jalur itu. Insya Allah ANTARA akan selalu memberikan informasi-informasi yang valid, yang memang apa adanya, yang sesuai dengan kenyataan,” ujar Irfan, mengutip dari Antaranews.com.
Lebih lanjut, Irfan menjelaskan bahwa pihak ANTARA terus berkomitmen menjaga integritas dan akurasi informasi yang disebarkan. Mereka juga mendorong masyarakat untuk segera mengonfirmasi jika menerima informasi yang dirasa meragukan atau tidak masuk akal. Situs resmi ANTARA dapat dijadikan acuan untuk memeriksa kebenaran sebuah informasi.
Menghadapi fenomena maraknya hoaks yang menggunakan nama media kredibel seperti ANTARA, penting bagi masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan kemampuan verifikasi informasi. Apalagi, di era digital saat ini, hoaks mudah tersebar luas hanya dengan sekali klik.
Oleh karena itu, selalu pastikan sumber informasi yang diterima berasal dari media yang tepercaya dan lakukan pengecekan ulang melalui kanal resmi, seperti situs web atau akun media sosial yang terverifikasi.
Dengan demikian, klaim judul artikel dalam cuplikan layar tersebut masuk dalam kategori konten yang dimanipulasi.
REFERENSI:
https://www.antaranews.com/berita/785926/bahasa-indonesia-diminati-warga-arab-saudi
Leave a Reply