[SALAH] Anies Baswedan Kunjungi Rumah Prabowo pada 15 Oktober 2024

Video yang digunakan untuk mendukung klaim tersebut adalah rekaman lama dari tahun 2017 dan tidak ada bukti valid yang menunjukkan bahwa peristiwa tersebut terjadi baru-baru ini.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

==========

Kategori: Konten yang salah

Beredar sebuah video di Facebook yang diunggah oleh akun Gunthar Aneko, mengeklaim bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengunjungi kediaman presiden terpilih Prabowo Subianto pada 15 Oktober 2024.

Video tersebut diiringi narasi bahwa Anies hadir bersama sejumlah ketua partai politik dan dianggap setara dengan mereka.

NARASI:

Anies Baswedan Merapat tadi Malam (15/10) Kekediaman Prabowo Di Kartanegara bersama para Ketua Partai.

Anies disetarakan dengan Ketua Partai.

Semoga Partai Anies secara tidak langsung sudah diakui keberadaanya. Mereka bersikap seperti itu bukan tanpa dasar obyektivitas di lapangan.

Sumber: Facebook

https://archive.ph/6TKyh Arsip

==========

PENJELASAN:

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim tersebut tidak memiliki dasar yang valid. Tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa Anies Baswedan benar-benar datang ke kediaman Prabowo pada tanggal yang disebutkan, 15 Oktober 2024.

Video yang digunakan dalam narasi tersebut sebenarnya adalah rekaman lama yang diunggah pada 16 Oktober 2017 di kanal YouTube tvOne News. Video tersebut menggambarkan pertemuan Anies dengan Prabowo sebelum Anies dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta usai memenangkan Pilkada 2017. Saat itu, Anies diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Selain itu, tidak ditemukan nama Anies Baswedan dalam daftar tokoh yang dipanggil Prabowo Subianto ke kediamannya di Jalan Kertanegara pada 14-15 Oktober 2024. Berdasarkan data yang ada, Prabowo memanggil 49 orang pada 14 Oktober dan 59 orang pada 15 Oktober, tetapi Anies tidak termasuk di dalamnya.

Sebagai masyarakat yang bijak, penting bagi kita untuk selalu memeriksa keakuratan informasi yang kita terima, terutama ketika informasi tersebut datang dari sumber yang belum teruji kredibilitasnya.

Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.

REFERENSI:

https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/10/18/144200482/-klarifikasi-video-anies-baswedan-kunjungi-kertanegara-terjadi-2017

https://nasional.kompas.com/read/2024/10/16/07394611/daftar-100-an-calon-menteri-wamen-dan-kepala-badan-yang-dipanggil-prabowo


Posted

in

by

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *