Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, pria yang ditangkap warga adalah individu dengan gangguan kesehatan mental yang kebetulan membawa barang-barang yang menarik perhatian, termasuk topeng.
Insiden tersebut hanyalah bentuk antisipasi warga terhadap seseorang yang dicurigai, dan pria tersebut sebenarnya tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
==========
Kategori: Konten yang salah
Sebuah video yang memperlihatkan penangkapan seorang pria bertopeng di Tasikmalaya, Jawa Barat, beredar di Facebook. Dalam narasi yang disebarkan oleh akun @wendisetiadi1997, pria tersebut digambarkan sebagai sosok misterius “ninja” yang menghebohkan warga.
Video ini menarik perhatian banyak orang, memicu berbagai spekulasi, termasuk dugaan bahwa pria itu meneror warga dengan mengetuk pintu di malam hari.
NARASI:
PRIA MISTERIUS”Ninja” TERTANGKAP WARGA TASIKMALAYA
Copyright by :@nieaz2
#Sorotan #viralreels #Fbpro #viral2024
Sumber: Facebook
https://ghostarchive.org/archive/P5LAS Arsip
==========
PENJELASAN:
Tim cek fakta Cyberity menelusuri video tersebut dengan menggunakan Google Lens. Hasilnya, ditemukan artikel dari Detik.com yang diterbitkan pada 7 Oktober 2024. Artikel tersebut memuat keterangan kepolisian setempat terkait peristiwa tersebut.
Melansir dari Detik.com, kejadian ini bermula pada Minggu, 6 Oktober 2024, ketika sejumlah warga di Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, melihat seorang pria yang tampak mencurigakan berjalan di tengah malam.
Ia membawa tongkat dan topeng, yang akhirnya membuat warga waspada dan mengamankannya. Dalam rekaman video yang beredar, pria tersebut terlihat sedang diinterogasi oleh warga, dan mereka meminta pria itu untuk memakai topeng yang dibawanya.
Namun, apa yang terlihat mencurigakan pada awalnya ternyata tidak lebih dari sebuah kesalahpahaman. Polisi yang langsung turun tangan setelah menerima laporan dari warga mengungkapkan bahwa pria tersebut tidak sedang melakukan tindakan melanggar hukum.
Pria tersebut ditemukan sedang berjalan di jalan raya dan membawa beberapa barang pribadi, termasuk topeng yang diperoleh dari tong sampah. Kepolisian memastikan bahwa pria itu tidak pernah menggunakan topengnya untuk menakut-nakuti warga, melainkan hanya diminta oleh warga untuk memakainya saat diamankan.
Lebih lanjut, polisi juga melakukan penyelidikan terhadap latar belakang pria tersebut. Dari hasil investigasi, diketahui bahwa pria itu berasal dari Garut dan mengalami depresi ringan. Keluarganya mengonfirmasi bahwa pria tersebut sering berkeliaran di malam hari dan sudah beberapa kali meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.
Kapolsek Salopa, AKP Ridwan Budiarta, menegaskan bahwa isu yang beredar tentang pria bertopeng yang meneror warga dengan mengetuk pintu di malam hari adalah tidak benar.
Sebaliknya, warga menangkap pria tersebut karena melihat gerak-geriknya yang mencurigakan ketika melintasi jalan di tengah malam. Polisi juga menyarankan agar masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap tenang, mengingat pria tersebut tidak berbahaya dan tengah ditangani dengan baik oleh pihak berwenang.
Dengan demikian, klaim narasi dalam unggahan tersebut masuk dalam kategori konten yang salah.
REFERENSI:
Leave a Reply