Membakar bahan bakar fosil untuk membuat dan menjalankan mobil listrik tetap akan menimbulkan emisi, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada mesin berbahan bakar fosil yang tidak efisien.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Koneksi yang salah
Beredar sebuah postingan yang diunggah oleh akun facebook Ikhsan Jumaris pada Oktober 2024. Informasi yang dituliskan adalah mengenai pengalamannya dalam penggunaan transportasi listrik setelah 1 tahun. Namun, dari beberapa poin yang ada dalam tulisan tersebut, terakhir ia menyebutkan bahwa kendaraan listrik tidak lebih go-green daripada kendaraan bensin, selama PLN masih menggunakan batu bara.
Sumber: Facebook https://archive.ph/0bzfN Arsip
Penjelasan:
Pada postingan ulang akun Facebook Cahyo Waja Mengaji, ditemukan sebuah tulisan yang diunggah oleh Priyadi Imam Nurcahyo, ia menyebutkan fakta yang diambil dari theguardian.com, EV bisa mengurangi sampai 35% emisi karbon walau semua pembangkit listriknya 100% dari bahan bakar fosil.
Dalam perbandingan yang realistis, mobil bertenaga baterai akan lebih bersih daripada mobil berbahan bakar bensin atau solar. Membakar bahan bakar fosil untuk membuat dan menjalankan mobil listrik tetap akan menimbulkan emisi, tetapi pada tingkat yang lebih rendah daripada mesin berbahan bakar fosil yang tidak efisien.
Hal itu berlaku untuk jaringan listrik saat ini (setidaknya di negara-negara yang ekonominya lebih maju), tetapi di jaringan listrik masa depan, manfaatnya akan terus bertambah selama negara-negara terus beralih dari batu bara dan gas untuk menghasilkan listrik.
Leave a Reply