Hingga saat ini, pemerintah RI tidak pernah memperoleh informasi apapun, dari siapapun, maupun rencana apapun terkait relokasi sebagian dari 2 juta penduduk Gaza ke Indonesia.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konteks yang salah
Beredar sebuah unggahan oleh akun TikTok santoso_mulyadi pada Selasa, (21/01/2025) menginformasikan keterangan dari Presiden Amerika Serika, Donald Trump yang berencana akan memindahkan sebagian warga Gaza ke Indonesia.

Hingga artikel ini tayang, video tersebut telah ditonton lebih dari 23 ribuh kali, dengan interaksi lebih dari 300 komentar dan disimpan sebanyak 39 akun.
Sumber: TikTok https://archive.ph/arJpL Arsip
============
Penjelasan:
Berdasarkan hasil penelusuran, wacana pemindahan warga Gaza ke Indonesia memang diucapkan oleh Donald Trump. Namun hal tersebut medapatkan respon penolakan dari Kementerian Luar Negeri melalui unggahan Twitter.
Dalam unggahannya dituliskan bahwa Pemerintah RI tidak pernah memperoleh informasi apapun, dari siapapun, maupun rencana apapun terkait relokasi sebagian dari 2 juta penduduk Gaza ke Indonesia sebagai salah satu bagian dari upaya rekonstruksi pasca konflik. Pemerintah menghindari berspekulasi tentang isu tersebut tanpa adanya informasi yang lebih jelas.
Pindahkan warga Gaza ke Indonesia pertama kali disebutkan dalam berita NBCnews.com edisi 19 Januari 2025. Berita tersebut mengulas informasi mengenai utusan Donald Trump untuk Timur Tengah sedang mempertimbangkan kunjungan ke Jalur Gaza di tengah kesepakatan gencatan senjata.
Dalam ulasannya disebutkan rencana kelanjutan dari kesepakatan gencatan senjata tersebut, termasuk relokasi sementara 2 juta warga Palestina yang saat ini berada di pengungsian. Negara yang disebut salah satunya adalah Indonesia yang dikaji untuk menjadi tujuan pemindahan sementara tersebut. Namun gagasan relokasi itu sangat kontroversial karena diyakini menjadi cara Israel menguasai tanah warga Palestina.
Dalam Sidang Terbuka di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang membahas isu Timur Tengah dan Palestina, Wamenlu Arrmanatha Ch. Nasir menekankan dua fokus utama pasca gencatan senjata, yaitu mengakhiri krisis kemanusiaan di Gaza dan mendukung solusi dua negara untuk perdamaian. Indonesia juga berkomitmen menyukseskan Konferensi Internasional Tingkat Tinggi terkait Solusi Dua Negara pada Juni mendatang.
Leave a Reply