Tidak ditemukan bukti valid yang mendukung klaim bahwa Benjamin Netanyahu meninggal dunia. Di tengah eskalasi konflik kawasan yang memang terjadi dan dilaporkan sejumlah media internasional, informasi mengenai kematian seorang kepala pemerintahan semestinya terkonfirmasi secara luas. Namun hingga tanggal yang diklaim, Netanyahu masih menunjukkan aktivitas publik, sehingga klaim tersebut tidak berdasar.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konten yang menyesatkan
Akun Threads “wali_magang” pada Senin (03/03/2026) mengunggah sebuah informasi [arsip] yang menyebutkan bahwa Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meninggal dunia akibat serangan balasan Iran.
PENJELASAN:
Cyberity melakukan verifikasi atas klaim yang menyatakan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, meninggal dunia pada 2 Maret 2026. Proses penelusuran dilakukan dengan meninjau pemberitaan dari berbagai media nasional dan internasional, serta memantau aktivitas resmi yang bersangkutan melalui kanal komunikasinya.
Dari hasil pengecekan tersebut, tidak ditemukan satu pun laporan dari media arus utama yang mengonfirmasi kabar kematian Netanyahu. Absennya pemberitaan ini menjadi catatan penting, mengingat informasi mengenai wafatnya seorang kepala pemerintahan terlebih dalam situasi konflik geopolitik umumnya akan segera dilaporkan secara luas oleh kantor berita global.
Namun demikian, hingga Selasa (03/03/2026), Netanyahu masih menunjukkan aktivitas publik melalui akun Instagram resminya @b.netanyahu. Pada Senin (02/03/2026), ia mengunggah dokumentasi rapat bersama Menteri Pertahanan Israel, Kepala Staf IDF, dan Direktur Mossad. Keesokan harinya, ia kembali membagikan kegiatan peninjauan ke lokasi yang diklaim sebagai sasaran serangan Iran.

Sebagaimana dilaporkan oleh The Economic Times, kawasan Timur Tengah tengah mengalami peningkatan ketegangan setelah beredar laporan mengenai meninggalnya Ali Khamenei pada Sabtu (28/02/2026) akibat serangan rudal Amerika Serikat dan Israel. Eskalasi berlanjut ketika Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan telah meluncurkan rudal balistik ke sejumlah target strategis di Israel pada Senin (02/03/2026), termasuk kantor Netanyahu. Pernyataan tersebut kemudian turut diberitakan oleh berbagai media internasional..
REFERENSI:


Leave a Reply