Tidak ditemukan bukti kredibel yang mendukung klaim bahwa Jusuf Kalla terlibat mendanai riset terkait isu ijazah Jokowi. Hasil analisis teknis menunjukkan indikasi kuat bahwa suara dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas keaslian hanya 1%. Video asli yang dicatut dalam unggahan tersebut bersumber dari kanal YouTube Balige Academy (11/03/2026), yang sebenarnya berisi klarifikasi kajian ilmiah serta permohonan maaf Rismon Sianipar kepada Presiden Jokowi terkait temuan baru dalam penelitian ijazah.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konten Palsu
Akun TikTok “ibelsniper” mengunggah sebuah video [arsip] (31/03/2026) dengan narasi:
“Rismon: 5 Miliar dari Jusuf Kalla untuk Kasus Ijazah Palsu”
PENJELASAN:
Tim Pemeriksa Fakta Cyberity telah memverifikasi video yang beredar dengan menggunakan metode pencarian gambar terbalik (reverse image search), alat pendeteksi suara berbasis kecerdasan buatan, serta membandingkannya dengan laporan dari sumber kredibel.
Hasil analisis menggunakan alat Undetectable.AI menunjukkan indikasi kuat bahwa suara dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI generated). Alat tersebut menunjukkan probabilitas keaslian suara hanya sebesar 1%, yang berarti suara Rismon Sianipar dalam video tersebut adalah palsu atau hasil manipulasi digital.

Penelusuran gambar juga mengarah pada video asli di kanal YouTube Balige Academy yang diunggah pada 11 Maret 2026. Video asli tersebut berisi klarifikasi kajian ilmiah dan pernyataan permintaan maaf Rismon Sianipar kepada Presiden Jokowi. Dalam rekaman aslinya, tidak ditemukan pernyataan mengenai keterlibatan Jusuf Kalla dalam mendanai riset tersebut, maupun penyebutan aliran dana senilai Rp5 miliar kepada Roy Suryo atau dr. Tifa.

Penelusuran lebih lanjut melalui berbagai sumber kredibel tidak menemukan adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Jusuf Kalla ikut terlibat mendanai riset ijazah Jokowi. Hingga saat ini kasus terkait ijazah jokowi masih tetap berlanjut dan ditangani oleh pihak kepolisian.
Video Rismon yang menyebutkan Jusuf Kalla terlibat mendanai riset ijazah Jokowi adalah keliru dan termasuk konten palsu. Hasil analisis teknis menunjukkan bahwa suara dalam video tersebut merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas keaslian hanya 1%. Video asli yang dicatut bersumber dari kanal YouTube Balige Academy (11/03/2026), yang sebenarnya berisi klarifikasi kajian ilmiah serta permohonan maaf Rismon Sianipar kepada Presiden Jokowi terkait temuan terbaru dalam penelitian ijazah.
REFERENSI:
https://archive.org/details/screen-shot-2026-04-04-at-15.02.36


Leave a Reply