Bareskrim Polri memastikan peristiwa mati lampu (blackout) di Sumatera murni akibat gangguan teknis kabel transmisi yang putus di Jambi, tidak ada kaitannya dengan penggagalan penyelundupan 25 kontainer minerba oleh TNI AL di Batam.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konten yang Menyesatkan
Akun TikTok “masriah.herayati” mengunggah sebuah video [arsip] (07/06/2026) dengan narasi:
“BLACKOUT SUMATERA REKAYASA UNTUK MULUSKAN PENYELUNDUPAN BAHAN BAKU NUKLIR BERNILAI TRILIUNAN”
PENJELASAN:
Tim Pemeriksa Fakta Cyberity melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut dengan menelusuri berbagai sumber resmi kredibel.
Laporan dari Tempo (25/05/2026), Wakil Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Bareskrim Polri) Inspektur Jenderal Nunung Syaifuddin memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa padamnya listrik (blackout) di sejumlah wilayah di Sumatera. Peristiwa mati lampu tersebut terjadi pada Jumat, 22 Mei 2026 lalu. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, tim menemukan adanya kabel transmisi yang putus di sekitar menara (tower) transmisi di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Sementara itu, video yang memperlihatkan temuan bahan baku nuklir di Batam, Kepulauan Riau merupakan kejadian yang berbeda dan tidak saling berhubungan. Dilansir dari Batampos.co.id (28/05/2026), aparat TNI AL berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan 25 kontainer mineral dan batu bara (minerba) yang diduga mengandung Logam Tanah Jarang (LTJ) dan unsur radioaktif di Batam, Kepulauan Riau.
Barang bukti tersebut kini diamankan di Dermaga Mako Lantamal IV Batam untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini telah menjadi perhatian lintas instansi pusat. Kepala Staf Umum (Kasum) TNI bersama Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) juga telah meninjau langsung kapal TB Capricorn 106/TK Capricorn 92.210 yang membawa muatan tersebut pada Selasa, 26 Mei 2026. Danlantamal IV menjelaskan, pengungkapan kasus bermula dari patroli laut Koarmada RI menggunakan KRI Kujang-642 BKO Guskamla Koarmada I pada 17 Mei 2026 di wilayah perairan Kepulauan Riau.

Video dengan narasi blackout Sumatera rekayasa untuk memuluskan penyelundupan bahan baku nuklir bernilai triliunan adalah keliru dan termasuk konten yang menyesatkan. Bareskrim Polri memastikan peristiwa mati lampu (blackout) di Sumatera murni akibat gangguan teknis kabel transmisi yang putus di Jambi, tidak ada kaitannya dengan penggagalan penyelundupan 25 kontainer minerba oleh TNI AL di Batam.
REFERENSI:
https://www.tempo.co/hukum/polisi-tak-ada-unsur-kesengajaan-dalam-blackout-sumatera-2138049


Leave a Reply