Hubungan dagang dan investasi kedua negara tetap berjalan dengan baik. Wakil Perdana Menteri Singapura secara resmi menyatakan menghormati kebijakan Indonesia yang menerapkan sistem ekspor satu pintu untuk komoditas strategis melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konten yang Menyesatkan
Akun TikTok “Mukman.pda7” mengunggah sebuah video [arsip] (09/06/2026) dengan narasi:
“.. Negara kecil yang miskin Sumber Daya Alam namun Kaya dengan cara licik , Mereka menjajah Ekonomi Indonesia Lahan Kaya Indonesia untuk Singapura. Penjajahan Gaya Baru gak Pakai Peluru hanya Tipuan dan konspirasi Jahat Ala Jhon Soros ..
.. Perlawanan Singapura Terhadap Kebijakan Ekonomi
Prabowo
Pelajari bagaimana Singapura mencoba merusak ekonomi Indonesia dan perlawanan Presiden Prabowo untuk melindungi komoditas kita.”
PENJELASAN:
Tim Pemeriksa Fakta Cyberity melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut dengan menelusuri berbagai sumber resmi kredibel.
Berdasarkan analisis video, narasi perang fiskal ini mencuat setelah pemerintah Indonesia menerapkan kebijakan ekspor satu pintu untuk komoditas Sumber Daya Alam (SDA) strategis melalui BUMN khusus, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Video tersebut mengeklaim bahwa Singapura melakukan perlawanan ekonomi terhadap langkah ketat Presiden Prabowo dalam melindungi komoditas dalam negeri.
Dilansir dari CNBC Indonesia (10/06/2026), Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong secara tegas menyatakan bahwa Singapura menghormati setiap kebijakan ekspor yang berlaku di Indonesia. Singapura berkomitmen untuk tetap menjaga hubungan dagang serta investasi yang baik dengan Indonesia. Pernyataan Gan tersebut disampaikan secara resmi guna merespons kebijakan baru pemerintah Indonesia terkait ekspor melalui PT DSI. Tidak ada pernyataan atau indikasi dari Wakil Perdana Menteri Singapura mengenai deklarasi perang fiskal dengan Indonesia.

Laporan serupa dari Tempo (09/06/2026), menjelaskan bahwa Wakil Perdana Menteri Singapura Gan Kim Yong menanggapi secara positif kebijakan satu pintu Indonesia untuk tiga komoditas SDA strategis melalui PT DSI, yaitu kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi. Menurut Gan, setiap negara memiliki prioritas tersendiri dalam mengatur kebijakan ekspornya. Pemerintah Singapura akan terus bekerja sama dengan para pelaku bisnis lokal agar kemitraan ekonomi dengan Indonesia tetap berjalan lancar tanpa hambatan.
Tanggapan tersebut disampaikan oleh Gan setelah menghadiri pertemuan The 16th Indonesia-Singapore Six Bilateral Economic Working Groups Ministerial Meeting di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Pertemuan bilateral tersebut bahkan menghasilkan enam kesepakatan bisnis baru antar kedua negara. Pemerintah Indonesia sendiri menerapkan kebijakan satu pintu ini murni untuk melindungi devisa negara, serta menghindari praktik rekayasa harga yang merugikan seperti underinvoicing dan transfer pricing.

Postingan dengan narasi Singapura deklarasikan perang fiskal dengan Indonesia adalah keliru dan termasuk konten yang menyesatkan. Hubungan dagang dan investasi kedua negara tetap berjalan dengan baik. Wakil Perdana Menteri Singapura secara resmi menyatakan menghormati kebijakan Indonesia yang menerapkan sistem ekspor satu pintu untuk komoditas strategis melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
REFERENSI:
https://www.tempo.co/ekonomi/wakil-perdana-menteri-singapura-tanggapi-kebijakan-ekspor-ri-2253866


Leave a Reply