Video tersebut bukan simulasi rahasia, melainkan materi promosi resmi Pusat Medis Shamir tahun 2021. Rekaman diambil di fasilitas tambahan saat pandemi Covid-19 dan telah dikonfirmasi media internasional. Sementara adegan orang menari dengan hazmat berasal dari video pernikahan di Israel pada 2020, bukan peristiwa medis.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konten yang menyesatkan
Akun Instagram “jampasirdotcom” pada Kamis (05/02/2026) membagikan sebuah video [arsip] yang diklaim sebagai rekaman simulasi penanganan pasien dalam rangka perencanaan pandemi Covid-19. Dalam narasinya, unggahan tersebut menyebut bahwa video itu berasal dari dokumen “Epstein Files” yang disebut telah dipublikasikan ke masyarakat.
PENJELASAN:
Tim Pemeriksa Fakta Cyberity melakukan verifikasi terhadap potongan video yang beredar dengan memanfaatkan fitur pencarian balik gambar (reverse image search) melalui Google menggunakan tangkapan layar dari video tersebut. Dari hasil penelusuran, tim menemukan kecocokan dengan video yang diunggah di kanal YouTube resmi Pusat Medis Shamir, sebuah rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel. Video tersebut merupakan bagian dari materi publikasi resmi rumah sakit, bukan rekaman rahasia sebagaimana diklaim.
Bagian pertama video yang menampilkan suasana penanganan pasien identik dengan dokumentasi yang dirilis Pusat Medis Shamir pada 2021. Kesamaan terlihat jelas pada tata letak ruangan dengan sekat tipis berwarna biru serta penomoran di setiap bilik, yang sesuai dengan rekaman asli [ini] dan [ini]. Dokumentasi tersebut merekam aktivitas di area parkir rumah sakit yang dialihfungsikan sebagai fasilitas tambahan saat lonjakan kasus Covid-19. Media Prancis, France Info, juga melaporkan bahwa pengambilan gambar dilakukan pada Maret 2021.
Sementara itu, potongan video lain yang memperlihatkan sekelompok orang menari mengenakan pakaian hazmat bukanlah bagian dari kegiatan medis. Cuplikan tersebut berasal dari dokumentasi pesta pernikahan di Israel yang sebelumnya diunggah akun Instagram Hamal News pada 8 Juli 2020. Seluruh temuan ini menunjukkan bahwa video yang beredar merupakan gabungan konten lama yang dipelintir konteksnya.
REFERENSI:
https://www.youtube.com/@Aharofeh


Leave a Reply