Video yang beredar merupakan rekaman peristiwa lama yang terjadi pada Oktober 2023 saat serangan roket dalam rangkaian Operasi Badai Al-Aqsa, bukan peristiwa yang berkaitan dengan konflik terbaru antara Iran dan Israel
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konteks yang salah
Akun Facebook “Terbaru Terkini” pada Rabu, (04/03/2026) mengunggah video yang menampilkan suasana kepanikan sejumlah orang di sebuah lokasi. Dalam unggahan tersebut, narasi yang disertakan menyebutkan bahwa kepanikan itu merupakan reaksi warga Israel setelah terdengar sirene peringatan serangan udara.
PENJELASAN:
Tim pemeriksa fakta Cyberity menelusuri kebenaran video yang beredar dengan melakukan analisis pada sejumlah cuplikan frame dari rekaman tersebut. Frame-frame tersebut kemudian ditelusuri menggunakan metode pencarian gambar balik melalui fitur Google Lens untuk mengetahui apakah video yang sama pernah muncul sebelumnya di internet. Metode ini digunakan untuk melacak sumber awal serta konteks asli dari video yang sedang beredar di media sosial.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa gambar yang identik dengan cuplikan video tersebut pernah dipublikasikan di situs web Avlar Emoz pada Rabu (11/10/2023). Dalam keterangan yang menyertai publikasi tersebut dijelaskan bahwa peristiwa dalam video berkaitan dengan Operasi Badai Al-Aqsa, yaitu rangkaian serangan yang dilakukan oleh kelompok Hamas terhadap Israel pada awal Oktober 2023.
Operasi tersebut berlangsung setelah meningkatnya ketegangan di kawasan Gaza dan Israel. Dalam rekaman video terlihat sejumlah warga Israel berlarian di area Bandara Ben Gurion untuk mencari perlindungan setelah terdengar sirene peringatan serangan roket. Sirene tersebut dipicu oleh peluncuran roket yang diklaim dilakukan oleh Brigade Qassam, sayap militer Hamas, yang menargetkan wilayah Israel pada saat itu.
Penelusuran lanjutan juga menemukan bahwa video yang sama sebelumnya telah diperiksa oleh organisasi pemeriksa fakta Misbar. Berdasarkan hasil verifikasi mereka, video tersebut memang merekam situasi kepanikan di Israel saat serangan roket pada Oktober 2023, sehingga konteksnya jelas berkaitan dengan eskalasi konflik Hamas–Israel pada periode tersebut.

Video yang beredar saat ini tidak berkaitan dengan perkembangan konflik terbaru antara Iran dan Israel. Situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah memang kembali memanas sejak akhir Februari 2026 setelah terjadi serangan militer yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, yang kemudian dibalas oleh Iran. Namun, video yang beredar di media sosial tersebut berasal dari peristiwa yang terjadi pada tahun 2023 dan bukan dari konflik terbaru tersebut.
REFERENSI:
https://www.avlaremoz.com/askelon-uzerinden-antisemit-mesajlar-serdar-korucu


Leave a Reply