Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau menegaskan bahwa video aktivitas erupsi yang beredar di media sosial baru-baru ini bukanlah dokumentasi terbaru. Hasil pemindaian menunjukkan adanya indikasi manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas mencapai 65,9% pada beberapa bagian video. Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga), dan masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
============
Kategori: Konten Palsu
Akun Threads “kabar.jalanan” mengunggah sebuah video [arsip] (04/07/2026) dengan narasi:
“Detik-detik gunung anak krakatau keluarkan semburan, status level III”
PENJELASAN:
Tim Pemeriksa Fakta Cyberity melakukan verifikasi terhadap klaim tersebut dengan menelusuri berbagai sumber resmi kredibel dan menggunakan alat pendeteksi AI.
Dilansir dari laman detik.com (04/07/2026), Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, Andi Suwardi, menegaskan bahwa video yang beredar bukan merupakan dokumentasi aktivitas erupsi terbaru. Rekaman tersebut tidak mencerminkan kondisi realitas Gunung Anak Krakatau saat ini. Aktivitas vulkanik yang terjadi sekarang sama sekali tidak seperti yang divisualisasikan dalam rekaman tersebut. Andi menambahkan bahwa status Gunung Anak Krakatau saat ini memang masih berada di Level III (Siaga). Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap mematuhi rekomendasi Badan Geologi dengan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius tiga kilometer dari pusat kawah.

Selain itu, Tim Pemeriksa Fakta Cyberity mencoba menganalisis video tersebut per bagian, khususnya pada visual gambar yang secara kasatmata tidak masuk akal. Analisis dilakukan menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasil pemindaian menunjukkan adanya indikasi manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas mencapai 65,9% pada beberapa bagian video.

Video dengan narasi video detik-detik Gunung Anak Krakatau keluarkan semburan pada 3 Juli 2026 adalah keliru dan termasuk konten palsu. Petugas Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau menegaskan bahwa video aktivitas erupsi yang beredar di media sosial baru-baru ini bukanlah dokumentasi terbaru. Hasil pemindaian menunjukkan adanya indikasi manipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas mencapai 65,9% pada beberapa bagian video. Saat ini, status Gunung Anak Krakatau berada pada Level III (Siaga), dan masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah aktif.
REFERENSI:
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8559521/viral-video-letusan-gunung-anak-krakat
https://archive.org/details/screen-shot-2026-07-05-at-10.24.16


Leave a Reply